Akhirnya Ahok Dapat Kabar Gembira Dari Rasulullah SAW Untuk Umatnya

Akhirnya Ahok Dapat Kabar Gembira Dari Rasulullah SAW Untuk Umatnya

Submitted by Muhammad Intel on Thu, 10/13/2016 – 23:12

Kabar gembira dari Rasulullah SAW untuk umatnya ini tentunya bukan karena Ahok mengutip surat Al-Maidah lho, tapi ini tetap menjadi kabar yang ditunggu-tunggu. Jika kita mengaku sebagai umat Rasul maka sudah seharusnya kita meneladani perilaku beliau sehingga kabar itu akan diberikan juga pada kita. Namun, jika kita tidak melaksanakannya maka kabar itu akan menjadi peringatan bagi kita.

Suatu ketika, Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah bertanya pada Nabi Muhammad SAW mengenai firman Allah yang berbunyi Allah menghapus dan menetapkan apa yang dihendaki-Nya. Dan di sisi Allah ada Lauh Mahfuzh (Ummul-Kitab).

Rasul kemudian menjelaskan bahwa beliau akan memberikan kabar gembira bagi umatnya dan agar dia menyampaikan juga kabar gembira ini pada orang-orang setelah Nabi bahwa bersedekah di tempat yang tepat, berbuat baik, dan berbakti pada orang tua dapat mengubah kesengsaraan menjadi kebahagiaan dan juga bisa memperpanjang umur.

Berdasarkan kabar gembira dari Nabi Muhammad SAW di atas, terdapat tiga hal yang bisa kita lakukan untuk mengubah kesengsaraan menjadi kebahagiaan dan untuk memperpanjang umur, yaitu:

Related: Waspadai Kelompok Takfiri Yang Suka Mengkafirkan Orang Lain

Bersedekah di tempat yang tepat

Sedekah merupakan amalan yang bisa dilakukan oleh semua orang, baik yang kaya maupun miskin, yang sempurna maupun yang tidak sempurna. Sedekah tidak hanya berkutat pada harta atau uang saja. Jika kita tidak memilki kemampuan harta maka kita bisa bersedekah menggunakan jasa yang kita miliki, yakni dengan menolong seseorang yang membutuhkan. Bahkan, dikatakan bahwa senyum merupakan sedekah yang sangat mudah. Oleh karena itu, latihlah diri kita untuk senantiasa bersedekah sesuai dengan kemampuan. Meskipun dalam riwayat tersebut disebutkan untuk bersedekah di tempat yang tepat, namun tak selamanya kita tahu apakah sedekah yang kita keluarkan itu berada pada orang yang tepat atau bukan. Terlepas dari semua hal itu, jika niat kita baik, percayalah bahwa itu sudah merupakan amalan.

Berbakti pada orang tua

Orang tua merupakan orang yang paling berjasa dalam hidup kita. Mereka merelakan banyak waktu, harta, tenaga dan bahkan nyawa demi anak tersayang mereka. Dalam beberapa dalil diperintahkan kepada kita untuk berbakti kepada orang tua. Berbuat baik kepada orang tua selama hidup kita tidak akan bisa membalas semua jasa-jasanya. Oleh karena itu, sayangilah orang tua, doakan mereka dan jangan pernah membantah bahkan durhaka pada orang tua karena siksan Allah sangatlah pedih.

Berbuat baik

Berbuat baik tidak hanya terbatas pada mereka yang berbuat baik pada kita. Islam mengajarkan kepada kita untuk tetap berbuat baik kepada mereka yang mendzalimi kita. Ingatlah bahwa saat di alam kubur kelak, kita akan diberikan pertanyaan untuk apa usia kita selama ini. Untuk itu, persiapkan diri dengan selalu berbuat baik kepada semua orang agar takdir kita juga bisa menjadi baik dan juga bisa mempepanjang usia.

Berdasarkan penjelasan risalah Rasulullah SAW di atas, kita tahu bahwa setiap orang memiliki takdir masing-masing yang sudah tercantum dalam Ummul-Kitab sehingga tidak dapat diubah hingga kiamat kecuali Allah SWT. Tak perlu khawatir jika kita ditakdirkan untuk merasakan kesengsaraan dan berumur pendek, karena ternyata Rasulullah memberikan kunci pada kita untuk mengubah takdir tersebut dengan ketiga perbuatan di atas. Oleh karena itu, beruntunglah kita yang melakukan ketiga amalan itu karena Allah akan memberikan kemudahan dan memanjangkan umur kita.

OLEH ARIS FOURTOFOUR

Related: Punya Presiden Yang Serius Bekerja dan Sangat Detail, Adalah Anugerah Untuk Rakyat Indonesia